Latar Belakang

“LINGKAR SAUDAGAR MUSLIM”

Rasulullah SAW adalah seorang Entrepreneur Sejati. Sebagian besar kehidupannya sebelum menjadi utusan Allah SWT, Rasulullah Muhammad SAW adalah wirausahawan yang sukses. Keteladanan beliau dalam berdagang menjadi contoh para sahabat dalam berwirausaha.

Dari paparan sejarah Rasulullah SAW dalam berwirausaha terdapat banyak sekali contoh dan teladan yang seharusnya di terapkan dalam dunia perekonomian dan bisnis dimasa sekarang. Para wirausahawan selayaknya mempelajari petunjuk-petunjuk dan Teladan Rasulullah SAW yang sangat gamblang sehingga dapat dipergunakan dalam menjalankan usahanya secara bersih dan bermartabat.

Dan selayaknya kita yang hidup dijaman modern ini dapat mencontoh prilaku yang telah disunnahkan sehingga selain meraih keuntungan dalam berusaha, memberi manfaat bagi orang yang banyak juga mendapatkan berkah yang berlimpah dari Allah SWT atas rejeki yang kita raih.

Berbicara pengusaha, maka kita perlu mengetahui angka jumlah pengusaha sebagai tolokukur kemandirian bangsa. Dari total penduduk Indonesia, 231, 83 juta jiwa hanya sekitar 2 persen saja yang berwirausaha atau sebesar 4, 6 juta. Tentunya jumlah ini sangat kecil sekali jika negeri ini menginginkan penduduknya semakin kuat dan mandiri secara ekonomi. Negara-negara maju relatif memiliki persentasi wirausahawan yang relatif tinggi dari jumlah penduduknya. Persentase penduduk Singapura yang berwirausaha mencapai 7 %, China, dan Jepang 10 % dari total jumlah penduduk mereka. Sedangkan yang tertinggi adalah Amerika Serikat sebesar 11,5-12 %. Bagi para entrepreneur Indonesia, tentu saja ini merupakan tantangan tersendiri untuk ikut berperan memajukan bangsa ini. Dan Alhamdulillah sudah banyak tokoh-tokoh muda Indonesia yang menjadi pakar bisnis, mentor-mentor kewirausahaan, konsultan-konsultan entrepreneurship yang naik ke panggung-panggung seminar. Bahkan sudah muncul berbagai komunitas pengusaha yang sangat membantu keberadaan para pencari ilmu dalam menjalankan bisnisnya agar bias bertumbuh dan berkembang pesat. Tidak asing terdengar oleh para pengusaha diantaranya IIBF (Indonesian Islamic Business Forum), TDA (Tangan Di Atas), HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia), KPMI (komunitas Pengusaha Muslim Indonesia) dan masih banyak lagi komunitas-komintas bisnis yang lain. Ditengah banyaknya kapal besar komunitas pengusaha yang ada, Lingkar saudagar muslim sebagai kapal kecil yang mewadahi para pengusaha menengah kebawah yang serius untuk bertumbuh dan berkembang bersama demi mewujudkan impian-impian mulia untuk memberikan kemaslahatan kepada ummat. Di Kota Solo pada bulan November 2015 kami lahir. Berbekal dari para guru yang berada dikapal kapal besar kami menebar semangat dan membagi ilmu apa yang kami tahu, memberi apa yang kami miliki, melakukan apa yang kami bisa. Tanpa ikatan dan tanpa ada embel-embel komersial kami melingkar untuk saling mengkaji tentang kondisi bisnis saudara-saudara kami. Dengan semangat persaudaraan kita saling memberi, kami hadir untuk membukakan ide bagi yang buntu, menumbuhkan bagi yang sudah memulai, menguatkan bagi yang sudah berkembang, mengangkat bersama bagi yang melemah atau terjatuh.

Hampir 1 tahun kami terlahir dan Alhamdulillah hari demi hari Lingkar Saudagar Muslim semakin besar dan makin banyak saudara kami yang merasakan manfaatnya. Semoga keberadaan kami bisa dirasakan saudara-saudara kami yang lain baik yang berada di Solo raya maupun yang berada di luar.